{"id":1800,"date":"2025-01-18T13:06:04","date_gmt":"2025-01-18T13:06:04","guid":{"rendered":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/?p=1800"},"modified":"2025-01-18T13:06:04","modified_gmt":"2025-01-18T13:06:04","slug":"cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/","title":{"rendered":"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bingung memilih framework Agile yang paling cocok untuk proyek Anda? Dengan begitu banyak pilihan seperti Scrum, Kanban, dan XP, memilih satu yang tepat bisa terasa seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap framework Agile memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, dan memilih yang salah bisa menghambat kemajuan proyek Anda. Agile telah menjadi metodologi pengembangan perangkat lunak yang populer, tetapi tidak semua framework Agile cocok untuk setiap proyek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih framework Agile yang tepat adalah langkah krusial dalam memastikan keberhasilan proyek Anda. Dengan framework yang tepat, tim Anda dapat bekerja lebih efisien, menghasilkan produk yang berkualitas lebih tinggi, dan lebih responsif terhadap perubahan kebutuhan pelanggan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Framework Agile Penting?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Framework Agile memberikan struktur dan pedoman untuk tim pengembangan dalam mengelola proyek secara iteratif dan inkremental. Dengan Agile, tim dapat beradaptasi dengan perubahan yang cepat, meningkatkan kualitas produk, dan memberikan nilai bisnis lebih cepat. Beberapa manfaat utama Agile antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fleksibilitas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pelanggan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kualitas Tinggi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Fokus pada pengiriman produk yang berkualitas tinggi secara bertahap.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kolaborasi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Meningkatkan kolaborasi antara tim pengembangan dan stakeholders.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Visibilitas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap kemajuan proyek.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Framework Agile<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih framework Agile yang tepat adalah langkah krusial dalam keberhasilan proyek pengembangan perangkat lunak. Berikut adalah beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan:<\/span><\/p>\n<h3><b>Ukuran dan Kompleksitas Proyek<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Proyek Kecil:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Untuk proyek yang kecil dan sederhana, framework seperti Kanban atau Scrum dengan sprint yang singkat mungkin sudah cukup.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Proyek Besar dan Kompleks:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Proyek yang besar dan kompleks mungkin memerlukan framework yang lebih skalabel seperti Scaled Agile Framework (SAFe) atau Large-Scale Scrum (LeSS).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Ukuran dan Struktur Tim<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tim Kecil:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tim yang kecil dan kohesif mungkin lebih cocok dengan framework yang sederhana seperti Scrum atau Kanban.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tim Besar:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tim yang besar dan terdistribusi geografis mungkin memerlukan framework yang lebih terstruktur dan memiliki mekanisme koordinasi yang jelas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. Kebutuhan Pelanggan<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Frekuensi Perubahan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika kebutuhan pelanggan sering berubah, framework yang fleksibel seperti Scrum atau Kanban lebih cocok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Persyaratan yang Tegas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika persyaratan proyek sangat jelas dan jarang berubah, pendekatan yang lebih tradisional seperti Waterfall mungkin lebih sesuai.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>4. Budaya Organisasi<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Toleransi terhadap Risiko:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Organisasi yang lebih toleran terhadap risiko mungkin lebih terbuka terhadap eksperimen dan perubahan, sehingga cocok dengan framework Agile yang fleksibel.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Struktur Hirarki:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Organisasi dengan struktur hirarki yang kuat mungkin memerlukan waktu yang lebih lama untuk beradaptasi dengan budaya Agile.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>5. Pengalaman Tim<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pengalaman Agile:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tim yang sudah memiliki pengalaman dengan Agile mungkin lebih mudah beradaptasi dengan framework baru.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pengalaman Tradisional:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tim yang lebih terbiasa dengan metodologi Waterfall mungkin memerlukan waktu yang lebih lama untuk beralih ke Agile.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>6. Teknologi yang Digunakan<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Teknologi Baru:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika proyek menggunakan teknologi baru, framework Agile yang memungkinkan iterasi cepat dan umpan balik yang sering sangat bermanfaat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Teknologi Matang:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika proyek menggunakan teknologi yang sudah mapan, framework yang lebih tradisional mungkin juga bisa digunakan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>7. Lingkungan Regulasi<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Regulasi yang Ketat:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Industri dengan regulasi yang ketat mungkin memerlukan dokumentasi yang lebih lengkap, yang mungkin lebih cocok dengan pendekatan yang lebih terstruktur.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>8. Tujuan Proyek<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Inovasi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika tujuan utama proyek adalah inovasi, framework yang mendorong eksperimen dan pembelajaran cepat seperti Lean Startup sangat cocok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Efisiensi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika tujuan utama adalah efisiensi dan pengiriman produk yang cepat, framework seperti Scrum atau Kanban mungkin lebih sesuai.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1778\/generative-ai-dalam-bisnis-peluang-dan-tantangan-baru\/\">Generative AI dalam Bisnis: Peluang dan Tantangan Baru<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Tips Memilih Framework Agile yang Tepat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memilih framework yang tepat, Anda bisa menerapkan tips berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jangan Takut Mencoba:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Mulailah dengan menerapkan framework Agile pada skala kecil dan secara bertahap memperluasnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Adaptasi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Framework Agile bersifat fleksibel, jadi jangan ragu untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan spesifik proyek Anda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kolaborasi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Libatkan seluruh tim dalam proses pemilihan dan implementasi framework.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Evaluasi Berkala:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Lakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa framework yang dipilih masih relevan dan efektif.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin mendalami lebih lanjut tentang Agile dan berbagai framework-nya? LSAF menawarkan kelas software engineering yang komprehensif di mana Anda akan diajarkan cara memilih dan menerapkan framework Agile yang sesuai dengan proyek Anda.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bingung memilih framework Agile yang paling cocok untuk proyek Anda? Dengan begitu banyak pilihan seperti Scrum, Kanban, dan XP, memilih satu yang tepat bisa terasa seperti mencari jarum dalam tumpukan&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1801,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-1800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-study"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda - London School of Accountancy And Finance | Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memilih framework Agile yang tepat adalah langkah krusial dalam memastikan keberhasilan proyek Anda. Bagaimana cara memilihnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda - London School of Accountancy And Finance | Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memilih framework Agile yang tepat adalah langkah krusial dalam memastikan keberhasilan proyek Anda. Bagaimana cara memilihnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"London School of Accountancy And Finance | Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-18T13:06:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1279\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"854\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ariska Anggraini\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ariska Anggraini\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ariska Anggraini\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/eaf26abc4845a2a6751f0775f6ebb701\"},\"headline\":\"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda\",\"datePublished\":\"2025-01-18T13:06:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/\"},\"wordCount\":646,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp\",\"articleSection\":[\"Study\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/\",\"name\":\"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda - London School of Accountancy And Finance | Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp\",\"datePublished\":\"2025-01-18T13:06:04+00:00\",\"description\":\"Memilih framework Agile yang tepat adalah langkah krusial dalam memastikan keberhasilan proyek Anda. Bagaimana cara memilihnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp\",\"width\":1279,\"height\":854,\"caption\":\"memilih framework agile\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/1800\\\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"London School of Accountancy And Finance\",\"description\":\"https:\\\/\\\/www.lsafglobal.com\\\/blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"London School of Accountancy And Finance\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/logo-lsaf.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/logo-lsaf.jpg\",\"width\":400,\"height\":150,\"caption\":\"London School of Accountancy And Finance\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/eaf26abc4845a2a6751f0775f6ebb701\",\"name\":\"Ariska Anggraini\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/4fa439ec677724e415ac2b3b838aa176.jpg?ver=1776223516\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/4fa439ec677724e415ac2b3b838aa176.jpg?ver=1776223516\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/4fa439ec677724e415ac2b3b838aa176.jpg?ver=1776223516\",\"caption\":\"Ariska Anggraini\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/lsafglobal.com\\\/blog\\\/author\\\/ariska-anggraini\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda - London School of Accountancy And Finance | Blog","description":"Memilih framework Agile yang tepat adalah langkah krusial dalam memastikan keberhasilan proyek Anda. Bagaimana cara memilihnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda - London School of Accountancy And Finance | Blog","og_description":"Memilih framework Agile yang tepat adalah langkah krusial dalam memastikan keberhasilan proyek Anda. Bagaimana cara memilihnya?","og_url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/","og_site_name":"London School of Accountancy And Finance | Blog","article_published_time":"2025-01-18T13:06:04+00:00","og_image":[{"width":1279,"height":854,"url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Ariska Anggraini","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ariska Anggraini","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/"},"author":{"name":"Ariska Anggraini","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#\/schema\/person\/eaf26abc4845a2a6751f0775f6ebb701"},"headline":"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda","datePublished":"2025-01-18T13:06:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/"},"wordCount":646,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp","articleSection":["Study"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/","url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/","name":"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda - London School of Accountancy And Finance | Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp","datePublished":"2025-01-18T13:06:04+00:00","description":"Memilih framework Agile yang tepat adalah langkah krusial dalam memastikan keberhasilan proyek Anda. Bagaimana cara memilihnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/#primaryimage","url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp","contentUrl":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-divinetechygirl-1181244-1.webp","width":1279,"height":854,"caption":"memilih framework agile"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/1800\/cara-memilih-framework-agile-yang-tepat-untuk-proyek-anda\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Memilih Framework Agile yang Tepat untuk Proyek Anda"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/","name":"London School of Accountancy And Finance","description":"https:\/\/www.lsafglobal.com\/blog","publisher":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#organization","name":"London School of Accountancy And Finance","url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/logo-lsaf.jpg","contentUrl":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/logo-lsaf.jpg","width":400,"height":150,"caption":"London School of Accountancy And Finance"},"image":{"@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/#\/schema\/person\/eaf26abc4845a2a6751f0775f6ebb701","name":"Ariska Anggraini","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/4fa439ec677724e415ac2b3b838aa176.jpg?ver=1776223516","url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/4fa439ec677724e415ac2b3b838aa176.jpg?ver=1776223516","contentUrl":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/4fa439ec677724e415ac2b3b838aa176.jpg?ver=1776223516","caption":"Ariska Anggraini"},"sameAs":["https:\/\/lsafglobal.com\/"],"url":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/author\/ariska-anggraini\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1800"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1802,"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1800\/revisions\/1802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lsafglobal.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}