Tips Lolos Ujian ACCA SBR: Panduan Lengkap

Untuk berhasil dalam ujian ACCA SBR (Strategic Business Reporting), pemahaman mendalam tentang Kerangka Konseptual sangatlah penting. Kerangka ini menjadi dasar bagi Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS). Jika Anda ingin tahu cara lulus SBR berikut panduan yang bisa Anda ikuti:

Memahami ACCA Strategic Business Reporting (SBR)

ACCA SBR adalah ujian yang menguji kemampuan Anda dalam menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan penilaian profesional di bidang pelaporan bisnis. Anda akan belajar menyusun laporan keuangan dengan benar serta mengkomunikasikan prinsip dan konsep pelaporan bisnis secara efektif kepada pemangku kepentingan. 

Intinya, Anda harus memiliki pemahaman menyeluruh tentang pelaporan perusahaan dan mampu menyampaikannya dengan jelas kepada pemimpin bisnis lainnya. Untuk pemahaman yang lebih dalam tentang SBR, silakan lihat bagian silabus dalam panduan ini.

ACCA SBR merupakan salah satu dari dua ujian inti pada level Strategic Profesional dalam program ACCA. Ujian ACCA harus ditempuh secara berurutan karena tingkat kesulitannya meningkat secara bertahap. SBR berada pada level tertinggi. 

Anda diharapkan telah memiliki pengetahuan dan keterampilan pendukung yang cukup, baik dari program ACCA sebelumnya atau dari pendidikan sebelumnya jika Anda mendapatkan pengecualian ujian. Dianjurkan untuk menyelesaikan modul Etika dan Keterampilan Profesional sebelum mengikuti SBR. Meskipun ujian harus ditempuh secara berurutan, Anda dapat memilih urutan ujian dalam setiap modul sesuai keinginan Anda. Namun, pada level Strategic Professional, urutan yang disarankan mungkin berbeda.

Format Ujian ACCA Strategic Business Reporting (SBR)

Sama seperti ujian Strategic Professional (Essentials dan Options) lainnya, ACCA Strategic Business Reporting memiliki durasi total tiga jam 15 menit dengan batas lulus 50%, seperti ujian ACCA lainnya. Saat ini, SBR masih dilakukan secara tertulis. Ujian SBR terdiri dari dua bagian dengan masing-masing dua soal bernilai total 100 poin, seperti berikut:

Bagian A

Bagian A terdiri dari dua soal skenario dengan total nilai 50 poin. Soal pertama akan fokus pada laporan keuangan entitas kelompok, kemungkinan disertai diskusi tentang pelaporan keuangan. Ini mencakup area silabus D dan C; kami akan membahas silabus secara lebih detail nanti dalam panduan ini.

Soal kedua akan fokus pada implikasi pelaporan dan etika dari peristiwa tertentu dalam skenario yang diberikan. Terdapat dua poin profesional untuk soal ini.

Bagian B

Bagian B terdiri dari dua soal dengan nilai masing-masing 25 poin, yang dapat berupa soal skenario, studi kasus, atau esai. Terlepas dari formatnya, soal-soal ini pasti akan mencakup unsur perhitungan dan diskusi.

Bagian B memiliki cakupan yang lebih luas daripada bagian A, dan Anda dapat diuji pada area mana pun dalam silabus. Namun, selalu ada satu soal penuh atau sebagian soal tentang penilaian informasi keuangan atau non-keuangan dari perspektif penyusun atau pemangku kepentingan lainnya. Terdapat dua poin profesional untuk bagian B. 

Baca juga: Gambaran Umum Biaya Ujian ACCA

Apa yang Dibutuhkan untuk Lulus SBR

Berikut berbagai hal yang Anda butuhkan  untuk lulus ujian ACCA SBR:

  • Memahami Aturan Main: Kerangka Konseptual itu seperti aturan main dalam permainan laporan keuangan. Anda harus benar-benar paham aturan ini agar bisa bermain dengan baik. Aturan main ini berlaku untuk semua standar akuntansi internasional (IFRS).
  • Mampu Menjelaskan Aturan: Bukan hanya hafal aturan, Anda juga harus bisa menjelaskan mengapa aturan itu penting dan bagaimana aturan itu diterapkan dalam berbagai situasi.
  • Melihat dari Sudut Pandang yang Berbeda: Dalam dunia bisnis, banyak orang yang punya kepentingan berbeda-beda. Anda harus bisa melihat masalah dari sudut pandang mereka dan menjelaskan laporan keuangan dengan cara yang mudah dimengerti oleh semua orang.
  • Mempunyai Penilaian yang Baik: Selain tahu aturan, Anda juga harus bisa menilai apakah suatu hal itu benar atau salah, baik atau buruk. Ini seperti menjadi seorang detektif yang mencari tahu apakah ada yang tidak beres dalam laporan keuangan.
  • Menerapkan Pengetahuan dalam Praktik: Tahu teori saja tidak cukup. Anda harus bisa menerapkan teori yang kamu pelajari ke dalam situasi nyata. Misalnya, bagaimana cara membuat laporan keuangan yang benar untuk perusahaan tertentu?

Untuk lulus ACCA SBR, Anda tidak hanya menghafal rumus atau aturan. Anda juga harus bisa berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, dan memahami konteks bisnis yang lebih luas. Ujian SBR kerat kaitannya dengan kasus-kasus yang terjadi di perusahaan sehingga di sarankan untuk dapat memahami kondisi dari scenario case yang diberikan pada saat ujian. Banyaknya diskusi dengan sesama kandidat exam sebelum ujian juga dapat menambah point of view dari kasus-kasus yang ada. 

Materi yang Anda pelajari di SBR itu saling berkaitan dengan materi-materi ACCA lainnya. Jadi, jika Anda sudah belajar materi sebelumnya, itu akan sangat membantu dalam menghadapi SBR.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *